Thursday , October 30 2014
Cerita Seks Acak
You are here: Home / Cerita / Cerita Anal Dengan istri

Cerita Anal Dengan istri

Cerita panas – Aku dan istriku sudah menikah belasan tahun. Dalam waktu yang sudah cukup lama ini, otomatis kehidupan sex kami sudah mulai kehilangan gairahnya.

Tapi istriku sebenarnya adalah seorang yang cukup hot dalam kehidupan sex. Cuma waktu yang membikin semuanya menjadi monoton.

Suatu waktu aku menawarkan untuk mencari jalan keluar dari kemonotonan ini, yang ujung-ujungnya adalah mencari orang ketiga.
Istriku menolak dengan cepat solusi ini.

Tapi dari waktu kewaktu kehidupan sex kami semakin mengalami penurunan dan sampai suatu saat aku dengan agak memaksa untuk menjalankan solusi yang pernah kami bicarakan, yaitu orang ketiga.

Berbulan-bulan waktu berlalu dan suatu saat istriku setuju dengan hati yang berat dan penuh dengan berbagai syarat.

Mulai dari aku tidak boleh cemburu, aku harus ikut, dia tidak mau oral sex dan mau melihat dulu kalau orang ketiganya dan macam-macam.

Akhirnya dia menelepon seseorang yang kita dapatkan dari koran dan membuat janji di satu hotel.

Pada hari yang telah ditentukan kami bertemu dengan orang tersebut, dalam service yang tertulis massage+++.

Setelah bertemu kami semua berhalo ria dan mulai bercerita. Didalam kamar hotel itu, kami duduk di sofa dan istriku masih tetap saja kikuk dan aku juga tidak bisa menangkap reaksinya, apakah dia siap atau tidak, walaupun dia tetap ramah seperti biasanya.

Setelah sekian lama aku memulai inisiatif untuk menuju kekamar mandi untuk menghilangkan kekikukan kami.

Dikamar mandi orang tersebut yang sebelumnya mengenalkan diri dengan nama Ivan mulai membantu istriku untuk melepas bajunya, akupun mulai melepas bajuku dan sebelum aku selesai, aku sudah melihat istriku telanjang tanpa sehelai benangpunpun di badannya.

Ivan membimbing istriku untuk masuk ke bawah pancuran air dan mulai melepas bajunya. Setelah Ivan sendiri selesai melepas bajunya, istriku mulai memandang kemaluan Ivan yang besar dan berisi.

Harus kuakui bahwa untuk ukuran itu aku kalah. Mungkin istriku juga sudah mulai membayangkan, bagaimana selanjutnya.

Ivan lalu mulai memandikan istriku yang sudah agak lebih rileks dan waktu tangan Ivan menyentuh buah dada atau kemaluannya. terlihat istriku memejamkan matanya tanda keenakan.

Dan atas inisiatif istriku dia mengambil sabun dan mulai membersihkan kemaluan Ivan yang juga terlihat berubah mimik wajahnya keenakan.

Setelah itu giliranku di service oleh istriku dengan sabun. Setelah itu kami langsung menuju ke bed hotel.

Diatas ranjang aku mulai dengan menciumi bibir istriku dan Ivan dengan profinya mulai membuka kaki istriku yang sedang terlentang dan mulai menciumi kemaluannya.

Tanpa diduga istriku merespon dengan erangan yang asalnya lemah dan menjadi semakin keras, tanda bahwa dia mulai menikmati permainan ini.

Akupun mulai bangkit dan semakin hot menciumi istriku sampai ke buah dadanya.

Kami melakukan pemanasan awal untuk istriku ini cukup lama, untuk memberikan waktu agar hilang semua perasaan aneh.

Aku sempat melihat Ivan dalam menyervice bagian bawah istriku selain menciumi kemaluannya juga memasukan sekali-kali jarinya kedalam liang kenikmatan itu dan suatu waktu aku melihat dia menciumi dan menjilati anus istriku, yang tidak diduga memberikan kenikmatan bagi istriku.

Dan setelah sekian lama aku melihat Ivan juga memasukkan jarinya kedalam anus istriku, aku sama sekali tidak menyangka hal itu dibiarkan oleh istriku, karena sebenarnya didalam persyaratannya, dia tidak mau ada permainan anal, apalagi doppel penetration seperti di film2x.

Kami sebenarnya sekali waktu pernah mempraktekkan anal-sex, tapi untuk hal ini, sebenarnya istriku menolak dan meminta itu menjadi persyaratan, tapi apa yang aku lihat, dia menikmati sekali waktu Ivan memaju-mundurkan jarinya di lubang anus sambil terus menciumi klitoris istriku.

Dengan fantasiku yang sudah menjadi-jadi, aku menyodorkan penisku kemulut istriku yang langsung di respon dengan menggebu-gebu.

Sesekali aku melihat Ivan mengocok penisnya sendiri untuk menjaga supaya tetap tegang.

Kemudian aku menarik badan istriku dengan kepala menuju pinggir ranjang supaya kepalanya agak tergelai dipinggir ranjang, setelah kepalanya tergelai aku masukkan penisku kemulutnya dan mulai kugoyang penisku.
Pandanganku jadi lebih jelas apa yang di lakukan Ivan dengan vagina dan anus istriku.

Selang beberapa saat aku tanya istriku apa dia mau ganti posisi aku menservicenya dari bawah, dia setuju, mungkin karena istriku mulai ingin melihat penis Ivan.
Kami lalu bertukar posisi dan aku melihat bagaimana ternyata istriku tanpa sabar menarik penis Ivan dan mulai mengocoknya.

Aku melihat bahwa jari istriku tidak cukup untuk melingkar di penis Ivan yang membuktikan bahwa penis Ivan jauh lebih gemuk dari punyaku, yang panjangnya juga sekarang nyata lebih panjang dari punyaku yang sebenarnya juga tidak kecil.

Mungkin si Ivan juga sudah mulai terangsang yang mengakibatkan penisnya jadi lebih besar lagi dibanding sewaktu mandi.
Dan tanpa kusangka istriku memasukan penis Ivan kemulutnya dan membiarkan Ivan juga menggoyang penisnya didalam mulut istriku.

Padahal tadinya istriku tidak mau oral sex sebagai syaratnya.
Akupun yang sibuk di bawah juga merasa heran waktu aku memasukkan jariku kedalam anus istriku setelah memainkan vaginanya yang juga sudah basah, aku merasa bahwa anus istriku sangat longgar dan lembut, dengan mudah aku bisa memasukkan tiga jariku tanpa ada protes dari istriku.

Aku tidak tahu bagaimana cara Ivan mempersiapkan anus istriku sampai seperti itu. Padahal kalau kami mau melakukan anal-sex, aku harus lama mempersiapkan anus istriku supaya dia tidak merasa sakit, walaupun seringkali terjadi, anus istriku tetap tegang dan waktu memasukkan, dia tetap merasa sakit.
Hebat benar orang ini, pikirku.

Aku juga melihat bagaimana istriku ternyata tidak hanya di service mulutnya, sekali-kali dia memegang penis Ivan dengan erat dan menciumi dengan penuh gairah.
Sampai pada waktunya istriku meminta aku mulai memasukkan penisku ke vaginanya, akupun merespon dengan senang hati dan mulai menggoyang vaginanya dengan penisku.

Istriku mulai mendesah-desah dan semakin lama semakin keras.
Melihat hal itu, nafsuku mulai menjadi-jadi yang berakibatkan kepada ketahananku, sebelum aku melepas cairan maniku aku menarik penisku keluar, tiba-tiba istriku menjerit dan berteriak kepada Ivan, untuk segera memasukan penisnya menggantikan aku.

Ivan segera melayani permintaan istriku dan menggoyangkan penisnya dengan kekuatan penuh.
Istriku semakin menjadi-jadi dengan desahannya, aku yang duduk ambil nafas di sebelah istriku bisa melihat bagaimana penis Ivan memang betul2x memenuhi vagina istriku sampai-sampai klitoris istriku ikut keluar masuk mengikuti irama goyangan Ivan.

Yang menyebabkan istriku semakin mendesah-desah keenakan, mungkin karena penisku tidak sebesar dan sepanjang itu, penisku tidak sanggup memuaskan vagina sekaligus klitorisnya.

Dulu aku memang sering membantunya dengan vibrator, dimana penisku menggoyang vagina istriku dan istriku menggunakan vibratornya untuk merangsang klitorisnya.

Didalam desahannya, istriku mengatakan supaya aku bersiap-siap untuk menggantikan Ivan, bilamana Ivan sudah tidak tahan lagi.
Aku mengiyakan dan mulai memainkan buah dadanya dan menciumi juga mulut istriku.

Tapi Ivan memang betul2x profi, belum lama dia menservice vagina istriku dengan penisnya, kaki istriku tiba2x gemetaran dan desahan panjang keluar dari mulut istriku, dia orgasme, tapi dasar profi, dia tahu, dia tetap mengoyangkan penisnya keluar masuk dan kulihat penisnya begitu basah oleh cairan dari vagina istriku, sudah lama sekali penisku tidak basah seperti penis Ivan sekarang.
Istriku betul2x orgasme dashyat.
Istriku pun meminta supaya Ivan tidak berhenti menggoyang.

Setelah aku mulai bisa menahan keteganganku aku minta kepada Ivan untuk ganti posisi.
Aku balik istriku untuk posisi doggy style, aku goyang istriku lewat belakang, sambil memainkan pantatnya, dan sekali-kali aku melihat anus istriku terbuka lubangnya, yang menandakan bahwa anusnya masih longgar dan siap untuk di goyang.
Tapi aku masih takut, karena itu syarat dari istriku, tidak anal-sex. Aku urungkan niatku, daripada merusak suasana.

Memang benar orgasme kedua seorang wanita selalu lebih mudah dan lebih hebat dari yang pertama, setelah beberapa menit aku suplai dengan penisku, istriku mengerang keras lagi dan aku bisa merasakan gerakan tubuhnya yang lagi orgasme mengejang dan kemudian menangis sambil berkata ….oh..…terus..…terus….

Tapi aku sekarang juga tidak mau menghentikan gerakanku dan dengan kedua tanganku aku menopang tubuh istriku yang lemas mau jatuh dari posisi doggy style-nya dan terus kugoyang.

Aku mengisyaratkan kepada Ivan untuk bersiap menggantikan aku, aku lihat 2 jarinya sedang berada dimulut istriku dan diisap oleh istriku.
Rupanya tadi sewaktu istriku mau orgasme, Ivan memasukkan jarinya supaya istriku bisa lebih enjoy menikmati orgasmenya sambil menggigit jari Ivan.

Ivan kemudian bersiap siap dan kemudian menggantikan aku untuk terus menggoyang.
Waktu penis Ivan kembali memenuhi vaginanya, istriku kembali mendesah-desah hebat. Akupun tak mau kalah aku goyang mulut istriku dengan penisku.

Selang beberapa saat, Ivan menarik keluar penisnya dan memasukkan lagi, tapi waktu itu istriku sempat terkejut dan merapatkan pahanya, aku nggak tahu apa yang terjadi, setelah paha istriku kembali melebar dalam posisinya yang masih doggy style, aku baru tahu, Ivan sedang menggoyang anus istriku dengan penisnya, aku kembali terperangah.

Kali ini pun istriku kelihatan menikmati sekali permainan anal Ivan. Karena besarnya penis Ivan, aku melihat anus istriku menjadi begitu menggairahkan. Dan anehnya istriku tidak merasa sakit.

Karena memang sudah 2 jam permainan ini, istriku mulai kelelahan dan minta supaya Ivan berada dibawah dan dia diatas.

Selama Ivan dibawah, dia menggoyang vagina istriku dari bawah dan aku memperhatikan dari belakang, bagaimana penis Ivan menghujam-hujam di vagina istriku, tampak vaginanya ikut keluar masuk mengikuti goyangan Ivan, juga anus istriku tampak lebih lebar.

Tanpa disangka, istriku memintaku untuk memasukkan penisku ke anusnya, ya ampun… istriku sudah lupa daratan rupanya.
Akupun tidak menolak dan mulai meng-anal istriku dengan doppel penetration.

Istriku semakin menjadi-jadi, teriakannya semakin menggila, sampai suatu saat badannya bergetar lagi dan mulai menangis lagi keenakan.

Aku cabut penisku waktu istriku gemetaran, karena kali ini sungguh hebat erangannya, aku sampai bertanya apa semua ok.
Kali ini kulihat anusnya yang begitu melebar dan berdenyut-denyut, yang membikin aku semakin terangsang. Dia cuma menjawab lirih, ya….ya….

Karena mungkin istriku sudah kelelahan setelah orgasme yang ketiga, dia meminta supaya kami semua mengarahkan penis kami ke wajahnya dan meminta kami untuk menyemprotkan mani ke dalam mulutnya sambil dia diposisi telentang.

Aku berkata kepada Ivan supaya dia keluar duluan.
Dengan bantuan tangan dan mulut istriku, Ivan menyemprotkan seluruh amunisinya kedalam mulut istriku yang terbuka menunggu semprotan mani dari Ivan, dan masih sempat kulihat bagaimana banyaknya sperma Ivan begitu keras disemprotkan kedalam mulut istriku dan kemudian oleh Ivan, ditekan-tekan penisnya untuk mengeluarkan sisa spermanya yang kemudian menetes masuk kedalam mulut istriku yang kemudian ditelan oleh istriku.

Melihat itu aku tidak bisa lagi menahan maniku dan akupun menyemprotkan spermaku ke dalam mulutnya dan kemudian aku masukkan penisku ke mulut istriku sambil kutekan-tekan untuk mengeluarkan sisa maniku langsung didalam mulut istriku.

Sebelumnya istriku memang biasa menelan maniku, untuk obat awet muda katanya.

Setelah itu kami bertiga tertidur dengan istriku berada ditengah.
Entah berapa lama aku tertidur ketika samar-samar kudengar suara desahan dan ranjang terasa bergerak-gerak.
Ya ampuun…kulihat istriku dalam posisi doggy style, anusnya sedang dianal Ivan dari belakang. Yang lebih hebat sekarang istriku memakai cincin kecil di kedua puting payudaranya!
Kapan dia melubangi putingnya?

Mungkin baru saja, sekarang istriku berganti posisi diatas. Dia menduduki penis Ivan di anusnya.
Tampak tangan kanan Ivan memegang alat tindik yang biasa di pakai di telinga sekarang diarahkan ke klitoris istriku..! Istriku menjerit kecil sambil tangannya meremas kedua payudaranya sendiri saat Ivan menindik klitorisnya.

Kemudian Ivan memasangkan gelang kecil di klitoris istriku. Ivan melirik ke arahku sambil mengedipkan sebelah matanya. Istriku berhenti bergoyang sesaat waktu tangan Ivan memasang cincin kecil di klitoris istriku….aku sangat terpana dan berdebar terbakar birahi menyaksikannya!

Tampak olehku istriku menduduki penis Ivan, sebelah tangannya menjambak rambut Ivan, kedua tangan Ivan sekarang membelai-belai payudara istriku yang kedua putingnya terpasang cincin kecil, sedang tangan kanan istriku menyibakkan vaginanya… memamerkan clitorisnya yang sudah dipasang cincin oleh Ivan.

Istriku tersenyum padaku matanya menatap nakal sambil lidahnya dimainkan dibibirnya. Istriku tampak seperti bintang film porno di film.
Penisku langsung tegang dan mengeras sampai maksimal. Lalu kudengar istriku minta agar penisku dimasukkan ke vaginanya bareng dengan penis Ivan di anusnya! Permintaan yang langsung saja kulaksanakan.

Sekarang Ivan dalam posisi duduk dengan penis menancap di anus istriku yang duduk membelakangi Ivan, aku masukkan penisku ke vagina istriku yang bercincin di klitorisnya dari depan.

Tangan Ivan memegang pinggang istiku, aku meremas-remas payudara dan putting istriku sambil berciuman dengan ganas dengan istriku dari depan. Lalu aku mulai meggoyang, Ivan mengangkat dan menurunkan pinggul istriku.

Kami semua bergoyang dengan pelan menikmati permainan sex ini. Istriku menjambak rambutnya saat aku menciumi lehernya. Di dalam vagina istriku, penisku merasakan goyangan penis Ivan juga yang berada didalam anus istriku.
Selang beberapa saat istriku mengerang tanda dia orgasme.

Setelah beberapa saat istriku minta agar penisku dan penis Ivan dimasukkan bersama-sama ke dalam vaginannya! Aku sangat terkejut dan kuatir, kalau vaginanya terluka. (sebenarnya aku mulai cemburu ke Ivan dan ngga mau vagina istriku melar terlalu lebar).

Tapi istriku mulai memaksa.
Karena penis Ivan lebih panjang, istriku minta dia telentang.
Lalu istriku menduduki penis Ivan, kemudian aku mulai memasukkan penisku ke vagina istriku dari depan. Karena vagina istriku sudah terisi penis Ivan, agak sulit memasukkan penisku dari depan.

Aku coba pelan-pelan, akhirnya kepala penisku mulai bisa masuk. Aku tarik keluar sedikit lalu aku masukkan lagi pelan-pelan, begitu berulang-ulang. Setelah beberapa menit usahaku mulai berhasil.
Penisku telah masuk setengahnya ke vagina istriku….sekarang istriku mulai mendesah-desah lagi.

Enak pa….rasanya vagina mama terasa penuh…katanya. Karena aku semakin terangsang, akhirnya ku hunjamkan penisku sekuatnya. Akhirnya seluruh penisku dan penis Ivan masuk ke vagina istriku bersama-sama. Kami diam sesaat.

Lalu istriku mulai menaik-turunkan pantatnya, disusul Ivan yang menggoyangkan pantatnya berputar-putar dibawah, aku tak ketinggalan menggoyang pantatku. Rasanya sangat nikmat!

Akhirnya aku tak kuat…spermaku menyembur duluan, disusul Ivan beberapa saat kemudian lalu istriku. “Bagaimana pa asyikkan..” kata istriku tersenyum.
Setelah mandi bertiga, Ivan pamit pulang. Kami pun lalu tertidur sampai keesokan harinya karena kecapekan. Sekian

Incoming search terms:

cerita dewasa anal, cerita anal seks, cerita sek anal, Cerita ngentot anal jilbab, cerita hot anal, Ceritaanalseks, ceritaanalsek, cerita ngentot anus mertua, ceritasekanal, Ceritangentotanal, www ceritaanalsek com, ceritaseksanal, www ceritaanalseks com, ceritaanal, www cerita seks anal com, cerita anal sek, cerita seks anal artis, ceritadewasaanal, cerita ngentot extrim sama istri, cerita ngentot dubur mertua, cerita seks pesta anal, CERITA JILBAB DIANAL, cerita ngentot extrim sma istri, cerita 17 tahun anal, Cerita dewasa anal mertua

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

eXTReMe Tracker