Wednesday , November 26 2014
Cerita Seks Acak
You are here: Home / Cerita / Viona, Gangbang Pesta Akhir Tahun

Viona, Gangbang Pesta Akhir Tahun



Viona

Cerita ini menceritakan seorang gadis yang sangat eksebisionis, ya, namanya adalah Viona. Walaupun Viona tidak memiliki tubuh yag tinggi, tapi dengan rambut yang panjang dan amat harum, kulitnya yang putih dan halus, wajahnya yang beroriental asian, juga tubuhnya yang seksi dan terawat. 

Gadis ini selalu jadi impian cowok siapa saja, di kampus tiada cowok tidak mencuri pandang akan gadis ini. Selain itu juga, di kampus Viona terkenal akan nilainya yang bagus, sopan, ramah, dan juga dengan kaca matanya terlihat bagus (eh..kok ampe ke kaca mata), pokoknya terlihat seperti schoolgirl murni. Karena nilai bagus, tampang dan sikap seperti gadis kutu buku, orang-orang tidak sadar bahwa Viona adalah seorang gadis yang 100% eksebisionis. Di kampus Viona memang berperan sebagai role model perfect untuk mahasiswa-mahasiswi lain, tapi di luar situ, Viona adalah gadis yang suka dengan pesta seks, dan lebih dari itu. Anda mungkin sebut kalau cewek seperti Viona adalah “Slut”, tapi tidak sama sekali, karena dia tidak ada berpacaran, dan tidak menyakiti hati siapapun, dan juga cowok-cowok yang seks dengannya juga cowok single. Untuk mewujudkan impian pesta seks atau swinger tersebut, Viona juga tidak sembarangan, dia mengikuti forum “Gangbang & Swinger Club”. Viona mulai aktif dan berpesta seks melalui forum saat dia baru tamat SMAK, yaitu sekitar hampir 1 tahun lalu. Viona memakai nama samaran “Lynz”, sehingga tidak ada yang kenal dengan nama aslinya, dan juga nomor hub yang dia pakai hanya khusus untuk forum itu, dan juga rahasiakan umur dan identitas lainnya. Forum itu untuk orang-orang yang cukup umur untuk mencari sensasi sendiri dengan ada peraturan dan perjanjian, tentunya untuk menerapkan situasi baik, adil, respect untuk sesama saat berpesta. Isi forum tersebut juga tidak orang sembarangan, tiada pekerja seks komersial, tiada gigolo, tiada anak-anak iseng, dan tiada orang tidak sopan. Pokoknya orang yang aneh-aneh no allowed, dan segala pest seks yang sudah di janjikan tidak ada biaya atau bayaran, segalanya dilakukan secara kemauan masing-masing. Selama ini Viona sudah mengikuti pesta seks sebanyak 2 kali, yang pertama 1 on 1 bersama seorang MOderator pada forum itu, kedua kalinya melakukan 4P(3 lawan 1) bersama 3 Moderator. Dan kali ini, galaknya Viona menantikan hari 31 Dec 2012 yang sudah dekat ini bukan untuk berpesta makan bersama teman-temanya, tapi malah untuk pesta seks.

*ring ring ring*
“halo, Lynz on the Phone..siapa?”, suara lembut Viona(sekali lagi : “Lynz” adalah nick atau nama samaran untuk forum tersebut)
“yo Lynz, apa kabar? this is Sky”, Sky adalah salah satu Moderator forum tersebut.
“oh, Sky..hihihi, baik-baik saja, kamu sendiri?”, reply Viona.
“nice, im cool. oh ya Lynz, posting kamu 2 minggu lalu berjalan lancar?”, Sky.
“agak sulit sih kali ini, aku minta 10 anak untuk acara yg akan datang ini, cuman agak ragu, soalnya susah pilih orangnya, ehehehe”, Viona.
“begini saja Lynz, kalau kamu ada kesulitan biarkan aku, dan Jay urus saja, kita pastikan yang ikut adalah orang-orang sopan”, SKy
“betul itu, aku tak mau kalau pesta nya sampai gak enak, di forum yang daftarkan diri ampe 70an orang, bingung milihnya”, Viona.
“betul-betul, kalau gitu, biar aku yg urusin saja, pokoknya yang saya pastikan adalah, semua cowok single, bersih, tampan, sopan, dan tau diri, gmn Lyn?, tanya Sky
“Oke deh! aku juga agak sibuk, kamu bantuin deh, jam dan tempat sudah aku tulis di post ya”, Viona.
“okay my lady, everything’s yours, kalau begitu gtg, see ya”, Sky.
“Ok, see ya”, Viona.
Tentu Viona merasa sedikit ragu dengan pesta yang akan datang ini, karena 10 vs 1 adalah acara gangbang, namun kadang berapa banyak laki-laki pun belum tentu bisa mengalahkan Viona. Dengan vaginanya yang sempit, dan sosok tubuhnya yang cantik dan seksi banget, payudara yang pas buat tubuhnya, cowok-cowok yang amatir akan hanyut duluan. Hari-hari berlalu dengan cepat, tanggal 31 Dec pun tiba. Pada tanggal ini Viona sudah bersiap sesuai dengan janji tanggal waktu dan tempat pesta. Dan sebelumnya Viona juga sudah pergi ke salon smoothing hair, body treatment, dan bersihkan kuku-kukunya, jadi alangkah harumnya gadis ini sekarang. Pada saat itu jam menunjukan jam 1 Siang, Viona sedang menunggu di ruang tamu rumahnya, dengan pakaian tank top warna putih, dan short-pants jeans. Sekarang ini Viona sudah terlihat amat seksi, pakiannya cukup ketat, dan celananya yang pendek menampakan pahanya yang hairless, dan mulus banget.
Dan tiba-tiba…Ding-Dong.. Dong-Dong suara bunyi bell pintu.
“sampai juga akhirnya”, kata Viona dalam hatinya sambil pergi membuka pintu.
*Pintu Terbuka*
“Hallo Lynz! apa kabar??”, Viona mendapat sambutan ramah dari Sky, Jay, dan Ryan.
“hallo, sky, halo jay, halo ryan, aku Baik2 kok”, sambut Viona.
“wah cantiknya hari ini kamu Lynz, kita boleh berlutut dan memanggilmu ratu saja gak?”, canda Sky.
“ehehe bisa saja kamu ini,” jawab Viona tersenyum.
“ok, jadi kita sudah ready berangkat ke tempt tujuan, apa Lyn sudah siap?”, tanya Jay.
“ok, i’m ready!, Viona.
“ok, lets go guys, let’s get in the car”, Ryan.
mereka menuju ke sebuah mobil Fortuner milik Sky. Ryan membukakan pintu mobil bagian depan untuk Viona, dan Sky yang menyetir, Ryan dan Jay duduk di bagian belakang. Saat perjalan ke tempat tujuan mereka berempat asiyk obrol dan canda seperti teman biasa-biasa saja. Mereka hanya berbicarakan topik biasa dan candaan biasa saja, tidak ada hal sensitif yang dibicarakan. Itu karena Jay, Ryan, dan Sky adalah moderator forum Swinger Club, dan mereka adalah cowok yang tampan, body fit, dan amat sopan, amat pas dengan selera Viona. Sekian waktu berlalu ahirnya mereka sampai tujuan juga.
“Ok, kita sudah sampai, pilihan tempatmu bagus banget Lynz”, Sky.
“hehe iya, aku selalu suka villa di sini, bisa lebih private.”, Viona
Ryan membukakan pintu mobil Viona, dan mereka berempat langsung menuju ke villa tersebut.Begitu mudah, karena di peraturan forum itu, cewek tidak mengeluarkan biaya, jadi untuk villa itu, semenjak awal Sky dan member lain sudah booking awal. Villa itu tidak murah, ada 2 tingkat, luas, cantik, dan lebih terpencil dan lebih private. Setelah mereka masuk ke Villa tersebut, sambil menunggu yang lain, mereka minum-minum dan bersantai dulu diteras. Jam menunjukan arah jam 3 siang, dan ahirknya yang lain juga tiba.
“tuh mereka sampai juga”, Sky.
Sekelompok cowok-cowok ganteng jalan menuju ke Villa mereka.
“halo guys, welcome”, Sky
“guys ini Lynz, kenalan dulu yak”, Jay.
Mereka semua memperkenalkan diri dan bersalaman bergantian. Cowok-cowok yang baru datang adalah Adam, Teddy, Ken, Andy, Johan, Tommy, dan Bryan. Mereka semua tampan, sopan, dan ramah, dan bersih dan tampak sehat. Viona tidak kecewa membiarkan moderator forum yang urus, karena memang sesuai dengan kriterianya. Mereka juga membawa minuman, makanan, kembang api, dan alat-alat lain secukupnya untuk pesta nanti. Setelah beres-beres, mereka berkumpul di ruang tamu.
“ok jadi semua sudah tiba, food, drinks semua sudah ada, kami berterima kasih pada udah hadir”, Sky.
“kita semua sudah tau tujuan kesini, yaitu untuk berpesta, dan semua berkat Lynz ratu kita, dia menyatukan kita semua disini, tepuk tangan buat beliau dulu”, Jay
*plok plok plok plok*
Viona pun tersenyum malu.
“ok, jadi kita hari ini akan bersenang-senang, tapi jangan lupa dengan peraturannya ya.”, Ryan.
“no cell-phone, no camera, no spanking, respect each other, and wear condom always, are we cool guys?”, Jay
“cool..” Pada menjawab “cool” sambil menganggukkan kepalan.
Pada mengangguk pelan. Setelah itu mereka jalan menuju ke kamar tidur, kamar tidur tersebut cukup luas untuk mereka 11 orang. Viona langsung naik ke ranjang, dan cowok-cowok lain masih pada berdiri di sekitarnya dan pada diam saja.
“mmm…ok jadi…aku yang buka baju dulu ya? ehehe”, Viona.
“Boleh juga Lynz, kita susul, ayo bros, buka saja pakaian kalian.”, Jay.
Cowok-cowok pada masih malu-malu, mungkin karena mereka masih belum terbiasa dengan telanjang bareng ramai-ramai. Kecuali Sky, Jay, dan Ryan, ketiga moderator itu sudah tidak berpakaian. Penis Sky, Jay, dan Ryan adalah yang terbesar di antara banyak cowok disitu.
Saat pesta trakhir, Viona cukup lelah di servis oleh ketiga moderator itu, karena mereka berpengalaman dan kuat dalam seks. Kembali ke pesta, Viona perlahan membuka tank top, kemudian sexy-pants nya, kini tinggal bra dan celana dalam saja. Setelah itu Viona berhenti dan duduk di ranjang menonton para cowok melepaskan pakaian mereka. Setelah beberapa menit semua cowok sudah melepaskan semua pakaian termasuk celana dalam mereka.
Dengan ada seorang gadis yang begitu seksi di hadapan mereka, penis mereka juga sudah mulai tegang.
“bagaimana Lynz, sudah ready?”, tnya Ryan.
“ok, ready…guys ini gangbang pertamaku…jadi, mohon bimbingannya ya”, kata Viona sambil menundukan kepalanya.
Para cowok mengangguk-angguk dan mulai mendekat, dan Sky sebagai ketua moderator akan mengatur.
“Ok, kalian baris, Lynz akan nge blow job kalian satu per satu ya.”, Sky.
Adam berada di paling depan, dan mendapat giliran pertama. Tanpa basa-basi Viona perlahan menjilat penis Adam, setelah penis itu basah oleh ludah, Viona langsung mengulum penis tersebut. Viona sendiri memaju-mundurkan mulutnya, dan Adam tampak hanyut dengan permainan mulut dan lidah Viona. Setelah 2 menit, Viona melepaskan kuluman penis tersebut, dan kini tangan kirinya memompa penis Adam.
“ayo selanjutnya..”, Viona
Selanjutnya adalah Teddy, Viona mengulum penis Teddy seperti tadi. dan Setelah itu dia melepaskan kulumannya, dan memompa penis Teddy dengan tangan kanannya.
“sebentar ya..aku mau buka braku dulu”, Viona menghentikan pompaan tangannya, dan membuka branya.
Kini payudara Viona sudah ternampak jelas oleh 10 pasang mata cowok itu, dan sekarang sudah dalam posisi berlutut. Tangan Viona kembali memompa penis Adam dan Teddy, dan Ken adalah orang yang ketiga. Sama seperti yang lain Viona mengulum penis itu dengan amat seksi. Selesai dengan Ken, tangan Viona tidak lagi memompa ke dua penis tadi. Sekarang giliran Andy untuk di Blow job Viona. Adam, Teddy, dan Ken, tidak tinggal diam, mereka bertiga duduk mengelilingi Viona dari belakang, Adam, dan Teddy meremasi payudara dan Pentil Viona, dan Ken mengelus-elus bagian bahu dan leher Viona. Kuluman Viona selesai dengan Andy, dan sekarang giliran Johan. Andy ikut duduk berdekatan dengan Viona dan tangan nya mengelusi bagian perut hingga ke paha. Sekarang ada 4 cowok yang menikmati tubuhnya dengan tangan-tangan mereka. Viona selesai juga mengulumi penis Johan, Johan duduk mendekati Viona, tangannya ikut bergerilya di tubuh Viona. Kemudian Viona memanggil Tommy dan Bryan sekaligus.
“kalian berdua..sini aja sekalian…”, Viona.
Tommy dan Bryan langsung mendekat dan Viona mengulum penis mereka secara bergantian.
Tommy mengusap-usap kepala Viona, bagai mengusap kepala anak kecil saja, dan ke 5 orang yg tadi, tiada henti tangannya menyentuh tubuh Viona.
Setelah beberapa menit, ke 2 penis itu sudah bebas dari mulut Viona.
Sky, Jay, dan Ryan mendekat, dan Viona bergantian mengulum ke 3 penis yang lebih besar itu.
Saat Viona mengulum 3 penis tersebut agak sedikit kesulitan di banding penis cowok yg lain tadi, sesekali dia tersedak, karena ukurannya lebih besar. Setelah beberapa menit, Viona selesai juga dengan acara pembuka blow job. Yang lain juga menghentikan permainan tangan mereka pada tubuh Viona.
“gimana guys?? enak??”, tanya Viona ke 10 cowok itu dengan senyum.
“wah…nomor 1 memang Lynz”, Adam.
“hari ini kita bagaikan sedang mimpi yang sangat indah”, Teddy.
“Lynz kamu mmg malaikat bagi kami deh”, Sky.
Viona tersenyum geli mendengarkan pujaan mereka, dan mereka pun tertawa.
“Gimana Lynz, butuh istirahat?”, tanya Jay.
“mmm…ngga..lanjut ya, hehehe”, Viona.
“selanjutnya mau bagaimana Lynz, mau langsung aja atau gimana?”, tnya Ryan.
“mm..bagaimana kalau, aku masturbasi untuk kalian dulu deh..”, Viona.
Para cowok langsung menjawab “mau donk, mau, mau” sambil tersenyum bahagia.
Viona berdiri dari posisi berlututnya dan naik ke ranjang, kemudian dia merebahkan tubuhnya pada ranjang itu dan mulai melepaskan celana dalamnya. Perlahan akhirnya celana dalam itu terlepas juga, kini Viona sudah telanjang total di depan 10 cowok. Vaginanya terlihat masih rapat walapun tidak perawan lagi, dan tidak ada sehelai rambutpun, karena sudah bersih dicukur. Vagina Viona terlihat jelas sudah, bibirnya, klitorisnya, dan terlihat bersih. Para cowok melotot matanya dan menelan ludah melihat betapa seksinya vagina Viona.
“ayo…siapa yg belum pernah lihat vagina..hihi”, tanya Viona sambil tersenyum.
Para cowok semua langsung mengangkat tangan.
“yang lain aku percaya deh belum pernah lihat, tapi Jay, Sky dan Ryan yakin belum pernah?”, Viona.
“pernah Lynz, tapi yang punya kamu, berapa kali pun aku lihat, bagaikan aku lagi mimpi saja”, Jay.
“iya Lyn, berapa kali pun aku lihat, selalu rasa seperti pertama kali kulihat vagina secantik ini”, Ryan.
“ahh…bisa aja kalian ini, hihihi, oke..sekarang aku masturbasi untuk kalian ya..selamat nonton ya..”, Viona.
Dia pun mulai masturbasi, Viona mendekatkan jarinya ke selangkangannya, perlahan dia memutar-mutar jarinya di bibir vaginanya. Setelah itu jari Viona mulai memainkan klitoris nya, dan jari yang lain mengelus-ngelus bagian bibir vaginanya.
“emmmm…oohhh…”, Viona mendesah.
Para cowok melihat aksi itu bagaikan matanya tidak bisa berkedip. Vagina Viona terlihat semakin basah, tentunya dia terasa amat sensitif sekarang, masturbasi sendiri di hadapan 10 cowok.
Tngan kanan Viona bertukar posisi, kini tangan kanan nya meremas payudaranya sendiri, sedangkan tangan kirinya masih membelai-belai klitoris nya sendiri.
“ooooh….oh….sedikit…lagi..emmm…”, desahan Viona.
Viona mempercepat jarinya memainkan klitorisnya, dan tangan kanan yang tadi sedang meremasi payudaranya sendiri kini bertukar posisi kebagian vaginanya. Tak lama kemudian..
“emmm…..ahhhhh….ah..heh…hebat…hehehehe”, Viona akhirnya orgasme.
Saat orgasme ada sedikit cairan keluar dari vaginanya, kini membuat vaginanya semakin basah, dan sprei ranjang itu juga basah sedikit terkena cairan cinta Viona. Para cowok langsung tersenyum dan tertawa, sambil memuji betapa hebat dan seksinya Viona.
“ayo tepuk tangan donk untuk Lynz”, Sky.
*plok plok plok plok* mereka semua bertepuk tangan, dan Viona tertawa malu.
“ini segelas air minum dulu”, Sky.
“makaci~”, Viona sambil mengambil dan meminum segelas air itu sampai habis.
“Sky mau minum juga gak??”, tanya Viona ke Sky.
“tak apa, aku ntar aja”, Sky.
“bukan air itu Sky, maksud aku..air yang di vaginaku ini, kan basah nih..”
“ooh, mau mau mau!”, Sky.
“eelaah…kurang ajar nih Sky, kiranya loe gk mau, gwa mah mau”, Jay.
Mereka tertawa bahak-bahak. Kemudian mulut Sky langsung mendekati vagina Viona, dan menjilat dan menghisapnya. Viona menggunakan jarinya membuka lebar vaginanya, terlihat bagian dalamnya berwarna pink. Melihat itu Sky semakin nafsu menghisap dan menjilat vagina Viona.
“ooh…..emmm….”, desah Viona.
*pop* suara dari Sky setelah selesai mengoral vagina Viona.
“enak banget rasanya Lynz, kamu benar-benar fantastis deh.”, Sky.
Viona tersenyum. Waktu menunjukan jam 5 sore.
“ok selanjutnya, kita akan seks dengan Viona secara bergilir, Lynz udah siap kan?”, Ryan.
“ok..im ready..”, jawab Viona sambil merapikan rambutnya.
Saat kedua lengan Viona sedang merapikan rambutnya, menampakkan ketiaknya yang putih dan mulus habis, seperti artis K-Pop. Para cowok semakin tak tahan dengan pemandangan itu.
“Sky kamu dulu aj ya, yang lain tunggu panggilanku,ok?..dan jangan lupa pakai kondom ya semua..”, Viona.
“ok, ratu…” jawab para cowok.
Viona kembali merebahkan tubuhnya di ranjang menunggu untuk di penetrasi, para cowok masing-masing memakai kondom. Setelah semesai, Sky langsung mengambil posisi di bagian depan vagina Viona.
“are you ready angel??”,Sky.
“Yes, fuck me now…”, Viona.
Sky langsung menggengjot vagina Viona, dia memompa dengan cukup kencang, kondom tersebut sudah licin, sehingga mudah penetrasinya.
“yeah..you love it lynz?? you love it??”, Sky.
“ohh..ohh.. yesss…faster baby…faster..”, Viona.
Setelah beberapa menit, Sky dan Viona berganti posisi, sekarang Sky yg merebah di ranjang, dan Viona memanjat ke penis nya yang besar. Kini dalam posisi woman on top Viona langsung memasukkan penis itu sendiri ke vaginanya, dan menaik turunkan tubuhnya dengan cepat. Sky tidak tinggal diam, dia juga mengikuti irama gerakan Viona, setiap saat tubuh Viona turun, Sky menaikkan pinggulnya sehingga penisnya bisa tertancap lebih dalam lagi.
“ohh…ohh….he…hebat…ahh…dalam sekali….”, desah Viona.
“Lynz suka tidak??”, Sky.
“suka…aahh…ahh…”, Viona.
Sebagai profesional Sky sudah jelas Viona tidak lama lagi akan orgasme, sehingga dia perkuat dan percepat penetrasinya. Dia langsung menarik kedua lengan Viona sehingga sekarang Viona tidak naik turun lagi sendiri lagi, dan dalam posisi ini Sky menggenjotnya tanpa ampun. Dan tak lama kemudian Viona orgasme lagi.
“wahh….aahhhh…AHHHHHH!!…ohhh..ohhh”, desah Viona.
“yeahh, baby!”, Sky.
Saat Viona orgasme tadi, vaginanya mengeluarkan cairan cintanya dan kali ini lebih banyak, sprei nya menjadi basah kuyup. Kembali Sky memompa vagina Viona dengan cepat.
“aku juga udah mau keluarr…ohh..”,Sky
“ahh…ahhh…ahhhh…”, Viona.
Tak lama kemudian Sky keluar juga, sperma keluar di dalam kondomnya sendiri, ini karena peraturannya tidak boleh ada cream pie, kecuali kalau Viona beri izin.
“ooohhh! aku….keluar..Lynzz..yesss Baby!!!!”, Sky
“oohh…sky..itu sperma kamu..di tumpah di gelas saja ya, nanti yg lain juga ya, di satuin saja.”, Viona.
Sky sudah selesai dan sekarang giliran yg lain, sebenarnya Sky sendiri sudah bisa membuat Viona melanda orgasne berkali-kali, tapi karena ada peserta lain lagi, jadi Sky relain kali ini.
“ok..sekarang..Adam yg akan seks denganku”, Viona.
“siap ratu Lynz”, Adam.
Adam merebahkan tubuh Viona di ranjang, dan Adam menindih tubuh Viona dari atas, kini dalam posisi misionaris. Penis Adam sudah tertanam penuh dan dia mulai memompa vagina Viona, dan mulutnya Adam mencumbui bagian leher dan payudara Viona.
“ooh…oh…lebih..cepat Adam..”, Viona.
Adam pun memompa lebih cepat lagi, sebenarnnya Adam ini hanya amatiran saja, kalau di banding Sky, SKy skill nya lebih pro. Tidak lama kemudian,
“AAkkkhh..Aku..keluar..!!”, Adam.
*crooott…* Spermanya Adam tertabung di dalam kondomnya.
“wah..Adam…cepat kali keluarnya..ahahahahah!”, ejek Viona.
Diikutin yang lain tertawa juga.
“ya..maklumin lynzzz, aku masih pemula, harus belajar dari para Moderator lagi nih..hehhe”, Adam.
Adam keluar dari posisi dan menumpahkan spermanya dari kondom ke gelas yg sudah ada sperma Sky tadi. Gelas tersebut tambah banyak isi spermanya.
“hah..ok sekarang giliran mu deh Jay”, Viona.
“yes master!”, Jay.
Jay ini penisnya sedikit lebih besar dari punya Sky, saat terakhir pesta Viona dibuat Jay Orgasme hingga 5 kali, tapi kali ini tentu Jay akan memperingan.
“ok Here i go angel!”, Jay.
Jay menaikkan tubuh Viona hingga menjadi doggy style, dan memompa vaginanya dari belakang. Genjotan Jay amat cepat dan penisnnya yg besar cukup membuat Viona hanyut dalam sekejap.
“ahh…yeahhh..yeahh…fuckk…”, Viona.
“you like that huh? you like that?”, Jay.
“oohhHH…FUCK…eahhh….”, Viona.
Kemudian Jay mengangkat tubuh Viona ke atas dan menggantungkan kedua kakinya di legannya dan memompa vaginanya dalam posisi itu. Posisi ini membuat Viona tampa setengah melayang. Kehebatan Jay dalam waktu tak lama lagi sudah mengalahkan Viona.
Kali ini Viona orgasme kuat hingga tubuhnya kejang dan gemetaran.
“AAHHHH Yeahhh..Fuckk!!! OOOhhh….ohhh..”,Viona.
“enak?? mau lagi Lynz ?? you want more??”, Jay.
“fuck me please, one more!”, Viona.
Jay merebahkan dirinya di ranjang, dan Viona sekali lagi sendiri memanjat ke penis Jay, kini dalam posisi woman on top. Viona menggapai penis besar milik Jay dan memasukkannya ke ling vaginanya sendiri. Jay langsung lanjut memompa vagina Viona dengan cepat.
“yeah baby! you want fuck? you like that?”, Jay.
“deeper…deeper..yess..ohh ouhh!!”, Viona.
Tak lama kemudian Viona orgasme hebat lagi, dia orgasme hingga tubuhnya loncat dan penis Jay langsung lepas dari liang vaginanya. Kemudian tubuhnya kejang dan vaginanya gemetaran.
“OOOhhhh……mantap….Jay..memang hebat….”, Viona.
Jay sepertinya juga udah mau keluar, dia langsung menarik Viona dan kembali memompa vagiannya tanpa ampun..
“OOhhhh Jayy….OOhh AMpunnn…aaahh..Hahhhha…”, Viona.
“oohh..tanggung….udah mau keluar..sekalian!!! OOHH!”, Jay.
*Crroootttttt*
“ohh..oh…hebat jay…”, Viona.
“kamu yang terbaik Lynz, mantap kamu.”, Jay
Jay melepaskan penisnya dari liang vagina, dia menumpahkan spermanya dari kondomnya ke gelas tadi, dan isinya menjadi menambah.
“gimana Lyn, mau istirahat dulu?”, Sky.
“mm..belum, Lynz masih kuat kok, ayok..selanjutnya..lynz mau mencoba yg baru..”,Viona.
“gimana Lyn?”, tnya Ryan.
“kamu nanti Ryan, sekarang aku mau Teddy, Ken, Andy, Johan, Tommy, dan Bryan baring berderet di kasur”, Viona.
“ok Lynz” para cowok itu pun ikutin perintahnya.
Mereka berbaring di ranjang besar itu mulai bagian kepaka ranjang hingga ujung, susunanya mulai dari Teddy, Ken, Andy, Johan, Tommy, dan terakhir Bryan. Kini Viona merangkak ke atas ranjang dan dia mulai dari sisi Teddy, Viona langsung menindih Teddy di bagian selangkangan. Dengan posisi WOT ini, Viona menggapai penis berkondom milik Teddy dan memasukkan ke liang vaginanya sendiri. Amat bahagia tentu bagi Teddy, karena semuanya Viona yang atur. Langsung Viona memompa sendiri vaginanya, dan Teddy ikutin irama gerakan Viona.
“ohh..lebih dalam Ted…lebih cepat…”, Viona.
Si Teddy juga masih amatiran, tidak lama kemudian.
“oohh aku tidakk tahan lagi! keluarr..dah!!”, Teddy.
“ahahahha…Teddy Bear, aku baru saja mulai padahal,Tted udah keluar, cepat amit!”, Ejek Viona.
“yah…habis Lynz terlalu seksi sih, vagina Lynz sempit banget, aku terhanyut seketika!, Teddie.
“HAHahahahaha” kembali mereka semua tertawa.
Setelah itu Teddy turun dari ranjang dan dia menumpahkan spermanya di gelas tadi.
masih ada cowok lain lagi yg berbaring di ranjang sesuai perintah Viona. Viona langsung berpindah ke cowok lain dan dengan posisi woman on top, kali ini Ken.
“ayoo, Ken jangan cepat amit keluar ya, hihi!”, Viona.
“iya ratu, aku berusaha ya, tapi gak jamin, lu terlalu cantik dan seksi”, Ken.
Sebelum Ken memompa vagina Viona, Viona sendiri sudah melakukanya sendiri. Sama seperti tadi, ia menaik turunkan tubuhnya, dan ken mengikuti iramanya.
“ohhh…not bad Ken…fuck me deeper!”, Viona.
“Ohh Yess!! Yesss!!”, Ken.
“Ayoo Kenn!! Ayoo Kenn!! Ayoo Ken!!”, si Ken mendapat sorakan dari peserta-peserta lain, dan dia juga bertambah semangat.
“yeahh Lynzz, i got the power!!”, Ken.
“aahh!! fuck me harder!!!…show me your power!!”, Viona.
Dan tidak salah Ken benar-benar mendapat power saat itu, cukup untuk membuat Viona orgasme.
“ooooOOOhhhh!!….he…hebat Kenn….oohhh…”, Viona.
“lagi ya Lynz, tanggung nih, udah mau keluar gwa!!, Ken, langsung kembali memompa vagina Viona dengan liar.
“AAAHhkkkk!! Keluarr!!!..Lynz mantaaappppp!!!, Ken.
Viona tergeletak langsung menindih tubuh ken. Tapi tidak lama kemudian Viona sudah bangkit dan Ken menumpahkan spermanya di gelas tadi.
“oh iya…aku lupa..aduh maaf ya guys”, Viona.
“lupa apa Lynz, gak usah maaf kok” para cowok bertanya kepada Viona bingung.
“aku lupa bersihin penis-penis kalian! hahaha!”, Viona.
“OH..Hahahahaha Kita kira apa Lynz, kaget tadi” Para cowok ketawa dengan sikap Viona yang aneh ini.
Kembali ke ranjang, Viona kini menindih Andy, sama seperti yang lain dia mengisikan vaginanya dengan penis langsung dan Andy mulai memompa vagiannya dengan posisi WOT lagi.
“sini, yg sudah lepas kondom..aku bersihin sisa-sisanya..”, Viona.
Sambil di pompa andy vaginanya Viona, Viona mengoral dan membersihkan sisa-sisa sperma dari penis Sky, Ken, Adam, Ken, Teddy secara gantian. Walapun penis mereka sudah agak kering namun Viona menghisapnya dengan kuat dan sampai bersih. Tak lama kemudian..
“aku tak tahan lagii!!!”, Andy.
Andy langsung ejakulasi. Karena Viona masih belum selesai membersihkan penis mereka dengan oralnya, Viona tak sadar kalau Andy sudah keluar.
“mmmmaahhh…sudah bersih penis kalian semua..loh, kok Andy tiba-tiba berhenti..ok deh..biar aku aja yg mompa..”, Viona.
“ohhh…jangan..tadi…udah..kelua..rr!”, Andy.
“loh!?, masa sih, tadinya aku aja belum ngapain, wahh andy ejakulasi dini ya…hahahah!!!”, ejek Viona.
Mereka semuanya tertawa sambil mengejek Andy ejakulasi dini. Andy keluar dari barisan, dan sekarang giliran Johan. Viona langsung mununggang penis Johan dan mulutnya mengulum dan membersihkan sisa-sisa sperma pada penis Andy. 7 cowok yang sudah mendapat gilir, mereka kini mendekati Viona, dan tangan mereka tidak henti menyentuh seluruh tubuhnya. Ada beberapa yang menjilatin bagian, leher, telinga, dan payudaranya tiada henti di peras secara bergiliran.
“oooh….emmmm…”, Viona.
“kenapa Lynz, udah mau keluar ya??”, Johan.
“ooohh..curang..ya…kalian…main keroyok begini..uhh..ahh..”, Viona.
“Lynz kuat banget sih, kalau Johan tak di bantu, nanti ejakulasi dini kayak Andy tadi”, Ryan.
“Hahahahaha” mereka semua tertawa dengan canda tersebut.
“Hmmmmpp…ahhh…Lynz tak bakal…kalah ama Johan…pasti Johan yg keluar dulu..hehehe”, Viona.
Viona menutup agak rapat kedua pahanya sehingga membuat liang vaginanya lebih sempit.
Walaupun dengan ini Viona merugikan sendiri, tetapi bagi Johan juga tidak tahan, karena batang penisnya kini diapit vagina Viona yang lebih sempit.
“oohhh yeahh….fuuckk mee….”, Viona mempercepat gerakan tubuhnya.
dalam waktu 1 menit kemudian.
“OOOhhh…mantap asli!!! Keluar dah gwa!! aarggh!” *crrooootttt*, Johan tidak tahan lagi dan dia akhirnya ejakulasi.
“wahh… kalah deh Johan ama Lynz..hahaha..”, Sky.
“iyah…lah…Lynz tak bakal ka..lah..”, Viona.
Viona juga tampak tidak tahan lagi, dia juga sudah mau keluar, dan tentunya dia tidak sabar lagi untuk orgasme.
“jangan di lepas dulu…punya Lynz juga udah mau..aaahh!..tanggung…”, Viona.
Viona terus memompa sendiri vaginanya pada penis Johan, dan membuat Johan amat derita.
“oohhhggg!! HAhaha!! Wahh Gak tahan nih, ampunn lynzz!!”, Johan tidak tahan karena dia baru saja ejakulasi.
Yang lain pada ketawain Johan yang sedang derita ini. Setelah beberapa detik akhirnya Viona orgasme juga.
“AHhhhhh…Ahhhh…yeahhh guys….hahhh…Lynz yang..menang…hah..”, Viona sambil mengangkat tangannya bagai juara.
“hebat memang Lynz..udah dikeroyok, Lynz yang menang lagi!”, Jay.
Mereka semua tepuk tangan untuk Viona, dan Viona melambaikan tanganya bagaikan sang juara. Orgasme demi orgasme, Viona juga hampir terkuras tenaganya, dan vaginanya tidak begitu basah lagi, karena ngilu dan sudah seks cukup lama. Sekarang giliran Tommy, Viona menduduki wajah Tommy dengan Vaginanya tepat di depan mulut Tommy.
“Tom, di jilat ya…sampai basah ama ludahmu..jangan diisep..”, Viona.
“ok boss”, Tommy langsung menjilat vagina Viona.
Cowok-cowok lain kembali tangannya menyerang tubuh Viona. Karena baru saja orgasme, Viona masih sensitif, dan mudah orgasme lagi. Setelah vaginanya cukup basah, dia langsung menggapai penis Tommy dan memasukkan ke dalam liang vaginanya, sama dengan yang lain posisi WOT. Mereka berdua langsung saling mengeseks dengan liar.
“Ahhh!!…boleh juga Tom…punyamu…panjang juga….Ohhh!!”, Viona.
“kali ini gimana Lynz, bagaimana kalau kita tanding siapa duluan keluar?”, Tommy.
“ooh…oke..kalau Tommy yang keluar..dulu…nanti malam Tom luncurin kembang api dari…lubang pantat gmn?”, Viona.
“wah..berat juga ya hukumannya, kalau Lynz yang keluar dulu gimana sebaliknya??”, tanya Tommy.
“Kalau aku keluar dulu..aku yang melepaskan kembang api dari vaginaku..ok??”, Viona.
Para cowok langsung menganggap itu adil, karena bukan hukuman amat berat juga.
“ok..biar adil kita biarin mereka berdua yg duel saja ya guys!”, Ryan.
Para cowok langsung menghentikan serangan tangan mereka pada tubuh Viona.
Saat lepas, Viona langsung di genjot habis-habis oleh Tommy, kecepatannya amat tinggi sehingga membuat Viona cukup mampus. Tommy termasuk sudah di atas amatir pengalaman seksnya, di banding dengan Andy, Adam, atau Johan.
“ooohhhh…fucckkk…..AAAHhhh…oooohhH!!”, Viona mendesah keenakan.
“yeah you like that huh? Yeahh baby Yeahh!”, Tommy.
Setelah 1 menit di serang Tommy secara ganas, vagina Viona mulai perlahan mengeluarkan cairan cintanya lagi. Kini setiap Tommy memompa vagina Viona, terdengar suara basah *cep cep cep cep*.
“Yeahh Tommy, you can do it man” Tommy mendapat sorakan dari perserta lain.
Dan tak lama lagi kemudian,
“Ngahhh…amm..puunn..Ahhhhh Fuckk….takk tahan…lagii!!!”, Viona
Serangan TOmmy yang manjur akhirnya membuat Viona orgasme hebat, kali ini banyak air tersemprot dari vaginanya. *creessssssssss*
“AAAaahhhhhhh…..fuckk…aku……aku…kalahhh….”, Viona.
“masih belum selesai lagi Lynz!”, Tommy langsung menggengjot Viona yang belum habis orgasmenya dengan ganas.
Cukup dalam 30 detik saja, Viona sudah orgasme lagi, mereka semua bertepuk tangan untuk Tommy atas upayanya membuat Viona multi orgasme.
“OOOuhhhhh……ammm…punnnnnaaa..AHHHH!!! hebatttt aaaa!!!!”, Viona.
“AHhhh!!! aku juga tak tahan lagi!! keluar juga!!! OOOhhhhh!!”, Tommy akhirnya ejakulasi juga.
Tubuh Viona langsung jatuh tertindih Tommy, dan nafas mereka terengah-engah.
“wahh..Tom..aku orgasme 2 kali dibuat kamu…hebat ya kamu..”, Viona.
“hehehe, mungkin Lynz yang mengalah deh ya..”, Tommy.
“ngga kok…ok deh malam nanti aku yg lepaskan kembang api dengan vaginaku ya…”, Viona.
Mereka tertawa bahagia, karena mlm nanti bisa melihat hal yang baru lagi. Tommy menumpahkan spermanya yang terisi dalam kondomnya ke gelas yg sudah daritadi penuh dengan peju.
“Mmmmm…..ok, sekarang giliran Bryan…”, perintah Viona setelah selesai membersihkan penis Tommy.
“Lynz, mau tanding juga gak?”, Bryan.
“wahh..tanding lagi ya…apa hukumannya kalau kalah??, tnya Viona.
“kalau kalah..vagina lynz harus menelan sebotol Vodka, dan mengocok-ngocok kepala botol itu di dalam vagina, gimana?”, Bryan.
“ooh…mau lihat air mancur ya kamu…ok tidak masalah”, Viona pun tidak menolak.
Tapi kalau cewek liar seperti kalah atau menang juga mau melakukan nya deh.
“tapi kalau Bryan yg kalah, botol itu di tancapkan ke anus bryan ya!”, Viona.
Semua cowok langsung tertawa.
“ok ok, bersiaplah”, Bryan yakin dia akan menang.
tanpa basa basi mereka langsung saling menggengjot dalam posisi WOT, dan cowok-cowok lain tidak ikut campur.
“AAhhh…hanya…itu kemampuan..muu Bryann..Ngahhhhh!!”, Viona mendesah keenakan.
“Ohh!! rasakan kecepatanku Lynz!!”, Bryan langsung mempercepat pompaan nya.
Viona yang tadi barusan orgasme 2 kali, hal itu tidak membuatnya akan menang dalam tandingan ini.
“OOOOHHHHH….Fuckk…gilaaa….aaaAAhhh!! aku…tak tahaan lagii…tak tahan lagii!!!”, Viona.
*cresssssss*
Viona akhirnya orgasme juga dan air cintanya menyembur, Bryan memang sudah menang, tapi dia sudah capai limit juga.
“OOOhhhh Yeahhhhh mantapp!!!! *CCrooootttt* aku menang!!”, Bryan ejakulasi juga.
Semua tertawa bahagia. Bryan keluar dari posisisi, seperti yang lain dia menumpahkan spermanya ke satu gelas yg sudah terisi banyak peju. Dan Viona membersihkan penis itu. Terakhir sisa Ryan saja yang sudah berdiri di hadapan Viona. Viona langsung tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
“wah..mampus deh kalau ama Ryan”, Viona.
“Lynz, kalau kamu capek boleh istirahat dulu kok”, Ryan.
“belum…lanjut saja..tapi kali ini…hajar tanpa ampunn ya!”, Viona.
“wahh..yang benar Lynz, kmu udah babak belur begini”, Ryan.
“tak apalah..ini kan akhir tahun..”, Viona sambil merapikan rambutnya.
“ok kalau gitu bersiap ya, guys perhatikan ini master ajarin kalian biar pro”, Jay.
“yeah Man!! bawa Lynz ke surga!! tanpa ampunn!!”, sorak-sorak cowok-cowok lain.
Ryan langsung merubah posisi Viona menjadi menungging, dan dia menghajar vagina dari belakang, ukuran penis nya besar dan kuat. Ryan selain moderator, dia juga terkenal di forum akan penisnya yang besar, tubuhnya yang fit da kencang, not to mention ganteng. Dia juga terkenal dalam membawa cewek capai orgasme dalam waktu singkat, dan hingga multi orgasme berkali-kali.
“oohhh ohhh ohhh…ahhhh..hebat….Ryan..uuahhhhh!!”, Viona.
Ryan sengaja menghantam lebih dalam lagi penisnya, dan tidak lama Viona pun orgasme.
“ooohhh…..fuck..aaahh…”, Viona.
Ryan langsung merebahkan tubuhnya di ranjang, dan penisnya sudah mulai ambil posisi di depan vagina Viona. Dengan posisi itu langsung Ryan menghajar vagina yang masih dalam badai orgasme itu dengan hebat.
“yeahh babyy! take that baby! you like it baby?”, Ryan.
“oohhh yessssss…..yeessss!!!!ngg…aahhhhh”, Viona.
Dan cukup dalam hitungan 20 detik Viona orgasme lagi, dan kali ini jus vaginanya muncrat hebat hingga membasahi perut Ryan.
“OOOhhhh!!!!! keluarr lagiii!!!!!! AAAAAAAAhhhhhh!!”, Viona mengejang hebat dilanda multi orgasme hebat.
Tanpa ada istirahat, sesuai permintaan Viona kalau mau di hajar tanpa ampun. Ryan mengangkat pinggul Viona dan Ryan berbaring di ranjang. Sekarang menjadi posisi Woman On Top. Viona menggapai penis Ryan yg besar itu dan dimasukin ke dalam vaginannya.
“Oohhh….”, Viona.
Tanpa ampun langsung Viona di hajar dari bawa, hingga tubuh Viona ber lompat-lompat ke atas. Hentakan penetrasi cepat, kuat ke dalam vagina Viona tanpa henti. Dan tangan Ryan memerasi payudaranya Viona.
“iiaaaaaaaaaahhh….mam…mampusss..aku….ammm…punn…”, Viona.
“OOOghh..sedikit lagi Lynz..aku juga udah mau keluar”, Ryan.
Keduanya makin liar saja, sampai ranjang itu pun ikut bergoyang-goyang hebat. Cukup dalam 40 detik, keduanya akhirnys capai juga.
“OOOOOhhhhhh…..man..tap…..Ryan…ohhhh”, Viona orgasme, dan kali ini dia sampai pipis di ranjang itu.
“AAAkkkhhh!! ahh keluar gwa!! *Crooottttt*”, Ryan.
“aku..aku sampai pipis di ranjang…HAhahaha!!”, Viona.
“luar biasa Lynz kamu mmg cewek paling seksi”, Ryan.
Ryan mengeluarkan sperma dan ditumpahkan ke gelas, seperti yang lain, penisnya dibersihin mulut Viona.
“Jadi ini segela peju mau di apain lynz??”, tanya Sky.
“sini…aku telanin semua untuk kalian guys..”, Viona.
“Hebat asli Lynzz” “Lynz memang bagaikan malaikat” berbagai pujian dari cowok-cowok.
Dan tentu Viona senang mendengar pujian tersebut.
Setelah gelas yg berisi banyak sperma dari 10 cowok itu sudah berada di tangan Viona, dia mulai meminumnya.
“lihatlah! *gulp gulp gulp gulp* MMhmmmmm….Ahhhhhhh……”, Viona.
Mereka semua memberikan tepuk riah tangan untuk Viona.
“makasih-makasih, hihihi”, Viona.
“ok, jadi acara gangbang sudah selesai ya..kita kemas-kemas, mandi dulu, dan nanti kita makan ya”, Sky.
Acara gangbang selesai, sekarang pada sibuk merapikan ruangan, membuang kondom-kondom bekas mereka, dan bergiliran mandi. Setelah semuanya sudah bersih dan siap mandi dan berpakaian santai, jam sudah di arah jam 7 malam. Saat itu mereka mengadakan BBQ, berbincang, minum, makan, seperti pesta biasa. Saat berbincang Viona juga sengaja menanyakan pertanyaan yang kotor kepada cowok-cowok lain, seperti berapa sering mereka masturbasi dalam seminggu, dan membahas kembali detil-detil acara gangbang tadi bagai canda. Mereka menertawakan kembali Andy yang dianggap ejakulasi dini. Setelah acara makan, mereka melakukan aktivitas dan bersantai, ada yang main playstation, dan ada yang ngobrol saja. Saat jam 11.55 pm, pada sudah bersiap menyambut tahun baru 2013, sambil mempersiapkan minuman.
“Guys ayoo berkumpul!! sebentar lagi kita akan menyambut tahun baru!!”, Sky.
Mereka semua berkumpul di lantai 2 villa itu, di lantai 2 tidak ada silang atau atap jadi mereka bisa menembakkan kembang api dari situ.
“10, 9, 8 7, 6 ,5 ,4, 3, 2, 1! Happy New Year!!”
Mereka bersorak riah dan saling bersalaman dan mengucapkan Happy New Year satu sama lain. Dan mereka tidak lupa akan utang Viona.
“Ohh yaa, Lynzz sudah siap melepaskan kembang api??”, Sky.
“siap!, hahaha ayo saja!”, Viona.
“Sebentar, bagaimana kalau ngocok Vodka dulu, ntar vaginamu basah kena vodka baru mudah di tancap kembang apinya”, Jay.
“iyapp..ide bagus..ok vodka dulu..siapa mau air mancurrr???”, Viona.
“yeahhhh baby…Piuutt piuttt”
Para cowok mempersiapkan Vodka, dan Viona melepaskan sexy-pants nya kemudian celana dalamnya dengan cepat. Di hadapan 10 cowok kini Viona tidak berpakaian apa-apa di bagian bawahnya, dan bagian atas tubuhnya masih berpakain tank top warna putih. Viona langsung duduk di kursi yg sudah tersedia, kemudian Jay membukakan tutup botol vodka itu dan memberikannya kepada Viona.
“ready guys??”, Viona sambil membuka lebar ke dua pahanya menampakan liang vaginanya.
Viona langsung menancapkan kepala botol vodka itu ke liang vaginanya dan di kocok hingga gas dan air vodka muncrat dari vaginannya hingga vodka itu habis..
*CreeesssssssssssSS*
Mereka semua tertawa, dan juga Viona tertawa senang.
“gimana rasanya Lynz?”, tanya Ryan. 
“dingin rasanya…tapi enakk, seperti semburan air saja..hahaha..”, Viona.
“ok kalau gitu, saatnya main kembang api!!”, Jay.
Sekotak kembang api yang sudah terbuka di dalam ada 10 batang, kembang api tersebut tidak terlalu besar. Sky mengambil sebatang kembang api kepada Viona yg masih duduk di kursi itu dengan paha terbuka. Pegangan kembang itu sudah di lapisi kondom baru, sehingga lebih mudah dan aman untuk dimasukan ke vagina Viona. *cepp* bagian pegangan batang kembang api sudah ditancapkan kedalam vagina yg sudah berhadapa ke langit luas. Saat menancapkan pegangan kembang api tersebut ke vagina viona sendiri, dia mendesah dan ketawa 
“uhh..Hahahaha!” dan diikutin tawaan para cowok-cowok.
Jay mengeluarkan korek api dan menyalakannya bagian sumbunya.
*cessssssssssstt*
“here we go guys, yeahh baby!!”, Jay.
“dont forget to make a wish, guys!”, Viona.
*buummm* *Piiiuuu…Tesssss*
“Happy New Yearrr!!”
“Kerennnnn” “hahaha mantap lynzz” mereka bersokrak lebih riah dan tertawa senang sekali.
Kenapa tidak ini pertama kali melihat kembang api di lepaskan dari liang vagina cewek cantik begini. Saat itu Lynz pun ikut tertawa senang bercampur malu.
“gmn Lyn, panas gak?? ada terluka gak?”, SKy.
“ngga Sky, aman saja, itu pemegang kembang apinya cukup panjang, hehehe”, Viona.
Mendengar kata aman dari Viona, dan memang terlihat aman, mereka melanjutkan hal tersebut hingga kembang api terakhir. Setelah jam itu waktu sudah pada di 12.40 am, acara sudah selesai. Mereka berterima kasih pada moderator dan peserta sama lain atas kehadiran dan sumbangan untuk pesta ini. Tapi si Viona tiba-tiba…
“hmm…makan sudah, kembang api sudah..jadi mau apalagi selanjutnya?”, tanya Viona yang masih belum menampakkan vaginanya.
Mata cowok-cowok langsung terbuka lebar merasa heran.
“mungkin minum sebentar terus tidur Lyn?”, Sky.
“atau…lanjut…ronde 2 guys??? anyone??”, Viona, sambil membuat lingkaran di bagian bibir vaginanya.
“yang benar Lyn??”, tanya Jay, dan para cowok terlihat suprise banget.
“iya..gara-gara gesekan kembang api dan vodka tadi, aku jadi mau lagi nih!!”, Viona sambil mengelus-elus vaginanya.
Kemudian Viona berdiri dari kursi dan berjalan masuk ruangan sambil berkata,
“pokoknya terserah kalian..aku akan berada di ranjang tadi, kalau mau, come here”, Viona.
“Ma…MAUUUU DONKKKK!!!” Para cowok langsung menjawab dengan semangat.
“kali ini kita yg amatir-amatir tidak akan beri ampun ya Lynz”, ANdy.
Sambil tersenyum Viona masuk ke kamar, dan 10 cowok itu ikut dari belakangnya.
Dan pesta gangbang ronde 2 ini pun mulai dan berakhir hingga jam 4.30 pagi..
#########################
Esok harinya
Villa yang di huni Viona bersama 10 cowok itu sudah kosong, namun sampah-sampahnya masih ada. Ini menandakan Mereka usai pesta sudah check out dari villa itu, dan saatnya villa itu dibersihkan petugas situ. Ada 3 petugas kebersihan masuk ke villa yang sudah kosong itu..
“wahh untung ruang tamunya tak kotor, penghuninya bersih-bersih kale ya orangnya”, petugas 1.
kemudian si petugas 2 masuk ke ruangan di mana Viona dan para cowok pesta seks.
“Ap..Apa!?…bersih?? coba kmu lihat sini dulu..kamar ini..”, petugas 2.
dan petugas 1, dan 3 juga ikut ke ruangan situ.
“wah wah wah gila..pestanya ngeri banget nihhh, spreinya penuh dengan peju…dan ini basah kuyup lagi!!”, petugas 1
“ampe bernoda kuning-kuning spreinya, repot cucinya dah!”, Petugas 2.
“nih coba kalian lihat tong sampahnya..wahahahha kondomnya berapa lusin tuh di dalam!”, petugas 1.
“ini mah lebih dari satu orang pestanya, entah berapa cewek diboking tuh”, petugas 2.
“hanya seorang cewek saja”, petugas 3, sambil mengambil sehelai rontokan rambut di ranjang yang penuh dengan peju itu.
“ahh sok detektip kamu, masa kamu tau?”, petugas 1.
“ya aku tau, disini ada 10 pria, dan seorang gadis, 2 hari lalu mereka sudah booking disni, atas nama Charles”, petugas 3.
Petugas 1, dan petugas 2 terdiam, karena mereka tidak tahu apa-apa.
“semalam aku ada nampak mereka lewat kok, saat mereka berjalan”, Petugas 3.
“dan kalau tidak salah…aku tau kok cewek ini sebenarnnya siapa”, petugas 3 mengakhiri kalimatnya dengan senyuman kecil.

Incoming search terms:

cerita gangbang, cerita seks gangbang, cerita dewasa gangbang, cerita ngentot gangbang, ngentot gangbang, cerita di gangbang, Cerita gang bang, cerita dewasa gangbang artis, cerita gangbang artis, Cerita ngentot di gangbang, cerita gangbang jilbab, pesta gangbang, cerita panas gangbang, cerita dewasa gang bang, jilbab gangbang, cerita pesta gangbang, cerita seks viona, cerita mesum gangbang, cerita seks jilbab gangbang, Cerita Gangbang mahasiswi, cerita seks gangbang mahasiswi, kisah gangbang, cerita seks gang bang, Cerita seks gangbang artis, cerita dewasa viona

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

eXTReMe Tracker